Posted in babywearing, breastfeeding, diary, lifestyle, parenting

Bukan sekedar lifestyle 

Beberapa bulan terakhir ini, saya dikenalkan dengan sebuah komunitas asyik bernama Indonesian Babywearers. Dari namanya, ketahuan dong ya komunitas ini fokus dalam hal menggendong bayi. 

Hah? Menggendong aja ada komunitasnya? 

Jangan salah, seperti makan dan minum ada ilmunya (hayo, gk boleh asal lho ya), menggendong juga ada ilmunya! Dan semakin lama mengenal dunia pergendongan, semakin saya merasa ilmu ini sangat penting. Bahkan kedudukannya bisa disejajarkan dengan ilmu laktasi (nah nah, laktasi alias menyusui itu juga pake ilmu lho ya). 

Trus apa hubungannya sama judul tulisan ini? 

Jadi, disini saya gak bahas bagaimana ilmu menggendong yang benar. Nanti aja setelah saya dapet tulisan dari babywearing consultant ya. Biar lebih valid dan argumen nya ilmiah, dan yang membantah pun harus dengan bantahan yang ilmiah nanti. 

Disini saya hanya mau membahas, bagaimana public figure dapat merubah arah sesuatu yang tadinya penting kemudian hanya menjadi sebuah lifestyle tanpa makna. Contohnya menggendong. 

Public figure A (entah endorse atau enggak) posting foto dirinya menggendong anak dengan gendongan merk luar. Ya gak masalah sih ya. Yang jadi masalah adalah postingan tersebut tidak diikuti dengan informasi yang benar, atau malah cara menggendong nya sama sekali membahayakan bayi. Alias yang penting keren dan wow, menarik perhatian orang banyak. Efeknya, meski orang pada ngeri liatnya, tapi ada anggapan bahwa itu keren, dan followernya (yah namanya juga follower kan, hobinya ya ikut-ikutan) pun ikut melakukan hal serupa. Tanpa tahu efek buruk yang akan menimpa. Ngeri kan? 

Dan tim marketing produk ini, ya seneng dong ada artis yg endorse produk mereka. Di-repost lah postingan mengerikan tersebut. Bener aja, banyak yang ngikutin lama-lama. Dan mereka ya bangga, punya gendongan seperti punya si artis, dan menggendong anak sama seperti si artis menggendong anaknya. Tanpa paham efek buruk kedepannya nanti.

Lain lagi public figure lainnya. Saya tahu dengan pasti beliau tidak endorse produk mana pun. Alias beli sendiri. Dan beliau memang sebelumnya cari tahu dan belajar banyak dengan membaca. Post foto menggendong anak yang ergonomis, aman, dan nyaman. Tentu, ada yang protes, jelas banget. Karena menyelisihi kebiasaan. Memang, alasannya cuma nanti katanya bisa begini dan begitu, gak ilmiah sama sekali. Asiknya, public figure Ini juga mengedukasi follower nya yang nyinyir itu maupun follower yang kagum. Setidaknya ada usaha untuk edukasi dan sudah menyebar informasi yang benar. 

Jadi menggendong pun bukan hanya sekedar lifestyle, atau biar dianggap keren seperti artis ini artis itu. Tapi memang karena paham menggendong yang baik seperti ini dan itu. Paham bagaimana menggendong yang nyaman bagi penggendong dan anak. Tahu bagaimana menggendong yang baik yang mendukung pertumbuhan tulang anak. Dan mendapatkan poin tambahan berupa bonding yang kuat dari menggendong yang baik dan benar itu. 

Jadi, menggendong itu bukan lifestyle ya. Bukan biar dianggap keren tapi mengabaikan keselamatan penggendong dan terutama anak. Bukan karena pake merk mahal. Please. Menggendong pake jarik aja sudah cukup kok. Dan itu lebih baik daripada pake merk import tapi kw yang keamanannya tidak terjamin. Asalkan cara menggendong nya benar. 

Salam strong, ayo gendong! 

Hello

Hi 

Hello

This is my second blog on WordPress actually

I’ve made one a long long time ago

Hope this one last longer than my other blogs (yes, blogs. I’ve made more than 2. Haha) 
See you in another post. 

I hope

­čśü